oleh Ustadz Dr.Ahzami Sami`un Jazuli
Tafsir QS Attaubah : 105
I. Islam adalah agama amal sehingga keimanan seseorang tidak cukup dibuktikan dengan hanya keyakinan secara lisan saa, tapi harus dibuktikan dengan amal.
Beramallah maka Allah SWT, Rasulullah dan orang beriman akan melihat amal/produktifitas sesorang.
Iman bukanlah amal saja, tapi sesuatu yang terpancang dalam hati dan dibuktikan dengan amal.
Ayat 105 ini sebelumnya berbicara tentang taubat. Taubat yang benar ditandai dengan amal/kerja.
Setiap orang pasti pernah berbuat salah/dosa tetapi akan menjadi terbaik yang ditandai dengan taubat. Taubat yang benar ditandai dengan amal.
Contoh bukti taubat, orang menjadi rajin shalat jama`ah atau bagi perempuan selalu menutup aurat rapid an benar.
Perbedaab produktifitas orang beriman dengan orang kafir adalah berangkatnya, orang beriman berangkatnya dengan keshalehan dunia akhirat sementara kafizr hanya untuk dunia.
Jika taubat benar maka ia akan memproduksi keshalehan.
Makna Shaleh :
1. Produktif secara ekonomis. Amal yang dilahirkan dari keimanan, sebagai bukti orang yang bertaubat, shaleh dunia akhirat. Maka iman tidak membenarkan pengangguran dan tidak produktif.
2. Produktif secara fisik dan rohani. Bukan hanya produktif secara ekonomis saja.
Ø Secara fisik : Orang yang taubat tidak membinasakan fisiknya seperti merokok/////yang bukan hanya merusak dirinya tapi juga lingkungannya, tidak minum minuman keras sehingga kuat fisikny, nafasnya panjang dan bugar. Yang dimakannya halal dan thayib. Kita lihat Rasulullah yang berjalan saja cepat seakan bumi berlipat saking kencangnya dan pertanda fisiknya kuat.
Ø Shaleh ruhaniyahnya, tidak dendam, tidak ujub, iri dan sombong. Da`wahnya santun, menghargai saudaranya meskipun beda partai atau organisasinya. Tugas Rasulullah dan kita semua adalah membersihkan jiwa. Bahkan pengajian/kuliah bukan untuk pintar-pintaran untuk membersihkan jiwa dari penyakit-penyakit hati. Allah SWT menegur Rasulullah karena Abdullah bin Ummi Maktum karena Rasulullah melecehkan Abdullah. Maka seyogianya sesudah pengajian kita akan mudah mema`afkan ataupun tidak melecehkan.
3. Iman yang benar juga produktif :
Ø Shaleh untuk dirinya karena selalu terpompa dengan amal shaleh termasuk tidak meninggalkan jihad. Tidak membahayakan diri sendiri dan tidak membahayakan orang lain dan tidak menceburkan diri ke dalam ma`siyat.
Ø Shaleh untuk keluarganya, keluarganya jadi tenang dan merasa aman. Orang yang beriman dan tidak mencampuri dengan syiri, akan memberi ketenangan kepada diri dan keluarganya.
Ø Shaleh untuk masyarakatnya. Keimanan yang benar akan melahirkanproduktifitas yang dirasakan oleh dirinya, keluarga dan masyarakat, karena keimanan yang benar akan melahirkan kepedulian social. Tidak beriman seseorang yang yang bisa tidur nyenyak kekenyangan sementara tetangganya kelaparan.
II. Amal seperti apa yang dikehendaki Al-Qur`an?
Ø Amal yang diiringi keimanan yang produktif dan berkwalitas.
Ø Amal yang terbaik, bukanlah amal yang terbanyak. Yang terbaik adalah yang paling ikhlas dan paling benar caranya.Jadi criteria yang terbaik itu adalah ikhlas dan benar. Agar keduanya didapatkan makanya butuh pengajian dan ta`lim. Kalau tidak benar amal semua jadi mungkin salah, misalnya juga salah dalam memilih pemimpin ataupun meamilih menantu.
Ø Dalilnya adalah hadits Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah SWT mencintai seseorang diantara kamu yang bekerja secara itqan/berkwalitas”.
Rasulullah bangga dengan ummatnya yang banyak dan berkwalitas. Jadi lebih baik punya anak 15 tapi hafidz qur`an daripada 2 tapi preman.
Nukilan dari shalafusshaleh, jihadnya qitalnya berulang-ulang, tetap mencari ma`isyah juga berhasil menjadikan anak-anaknya anak yang shaleh.
Conth Fathurrahman As suyuthi yang banyak menulis buku bahkan pernah berkata, “Kalau seandainya dibolehkan tidak makan maka saya tidak makan karena selama waktu makan bisa menulis 3 halaman.
Disamping itu beliau masih tetap berhasil mencari ma`isyah dan juga bisa beribadah, mendidik anaknya dan juga berda`wah.
Wallahu`alam bissawab.
Alhamdulillah umi, bagus neh. Saya ga merokok. Ebooknya dah di donlod mi? Smg jd amal saleh ya. Anak2 umi boleh membacanya, klw bingung, boleh tanya saya. Makasih mi.
BalasHapusAlhamdulillah umi, bagus neh. Saya ga merokok. Ebooknya dah di donlod mi? Smg jd amal saleh ya. Anak2 umi boleh membacanya, klw bingung, boleh tanya saya. Makasih mi.
BalasHapusAww dah di download, jazakallah ya,ntar dipraktekan biar ilmunya berkah ws
BalasHapusAww dah di download, jazakallah ya,ntar dipraktekan biar ilmunya berkah ws
BalasHapusWaalaikum salam. Mangga mi. Amin.
BalasHapus