Rabu, 13 April 2011

Kisah ummi belajar merajut

       kelas 2 sd, persisnya ummi tidak ingat yang jelas mak mun adik ke 3 ummi masih bayi, sekitar tahun 1971 an, ummi sudah belajar merajut, ada waktu ummi tetap merajut, tidak peduli sore,  malam ataupun lagi masak (kelas 2 ummi dah bisa bantu ibu masak lho).
      baru bisa merajut itu mengasikkan banget, lupa segalanya. si adik bayi yang lucu juga lupa. tiba-tiba dia merangkak ke arah ummi, dan merengek minta di gendong,
ibu teriak "gendong lah adiak, ibo wak inyo nangih".
 dengan sedikit kesal ummi gendong adiknya tapi tunggu dulu. kok ada bunyi
"ceesss.... huuuu...huuuuu...", adik ummi yang bayi teriak menagis kesakitann.
apa yang terjadi?,,...
pen atau jarum ummi menusuk perut adik bayi ummi, reflek ummi tarik dan terlihat ada darahnya, ummi langsung melemparkan pen eee nancap di goni padi....
ummi teriak ketakutan dan membayangkan adik ummi nyangkut ususnya di ujung pen yang bengkok. lama ummi baru melanjutkan belajar merajutnya...kira-kira kelas 4 baru bisa belajar  lagi sampai akhirnya ummi punya keahliaan merajut...anak-anak ummi juga sudah bisa. dan banyak teman guru dan siswa-siswa ummi yang ingin belajar, dengan senang hati ummi mengajarkan, ummi punya cita-cita untuk membuat rumah rajut dan sulam yang bisa menghidupkan ekonomi tetangga di mana pun ummi berada di hari tua, amiiiin.
ini foto pennya dan beberapa rajutan ummi




























ada ya anggota dpr yang sanggup bilang "masak kita ngantor di t4 becek dan jelek juga", mereka keukeuh untuk ngantor di tempat yang megah, mewah, sementara rakyat yang mereka wakili berjuang mengais sesuap nasi, mereka ngotot dg fasilitas yg waah....akhirnya mereka jauuuuhhhh dari rakyat, dan rakyat jadi skeptis... berbuatlah lah mereka sekehendak hati, toh mereka sendiri yang akan mempertanggungjawabkan di depan mahkamah allah swt yang sedikit pun tidak bisa berkelit, biarlah allah swt sendiri yang menegur jika teguran rakyat sudah tidak mereka hiraukan

Kamis, 07 April 2011

Rajutan ummi




Ummi gemar sekali merajut dan menyulam, ini sebagian dari hasil rajutan ummi, tapi di mana ya nyari benang yang berwarna, tapi bukan benang wol, selagi masih di padang ada benang yang biasa dinamakan dengan benang tetoron, tapi ummi melihat di jakarta ada benang kartun yang berwarna-warni

Minggu, 03 April 2011

kura-kura arina yang setia

2006, kita sekeluarga pindah ke fajar hidayah kota wisata, arina si adek msk ke kelas 4 damascus, tgl 24 agustus 2006.
Beberapa bln setelah iv ada event 'green school' si adik dikasih anak kura-kura brazil, skrg sdh besar.
Berselang beberapa bln tetangga juga memberikan seekor lagi. Kebetulan nongol aja di depan pintu ketika trjadi banjir.
Belakangan baru diketahui, itu kura-kura jantan, dan lebih duluan kura-kura betina, diketahui dari badannya lebih besar, sementara ekornya lebih kecil dan cakar depan lebih tumpul. Bulan februari kemaren ada sipus yang intip kolamnya, dikirain ikan kali. Eh tutup kolammya copot, si jantan menghilang duh kasihan jadinya makan di mana? Eh lupa kan bisa makan kecoa, nyamuk, rumputan dll.
Kemaren sepulang shalat ashar tiba-tiba abi seakan-akan dihadang oleh tu kura-kura dan seolah berkata :' Aku gak tahu jalan pulang, bawa aku pulang'.
Sekarang tu kura-kura janan senang dan betina juga. Umi tarol pasir, krn nelor sembarangan dan pecah, hu kasian.