Urgensi :
· Kata An Nashr banyak dalam Al Qur`andan perkataan “pertolongan” erat kaitannya dengan “kemenangan”.
· Pencerahan kepada muslim tetang sikap terhadap kemenangan, dengan ini kita bisa berbuat yang terbaik menyikapi kemenangan.
Kemenangan bagi kaum muslimin adalah keniscayaan itu janji Allah dalam Surat Ghafir : 51. “Sesungguhnya “Kami” benar-benar menolong/memenangkan Rasul-Rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan di dunia dan di akhirat”.
Kemenangan bukan sesuatu yang gratis, harus dengan memenuhi syaratnya.Apa saja bentuk kemenangan itu?. Agar Muslim tidak mempunyai wawasan yang sempit tentang kemenangan, kemenangan itu bukan kemenangan fisik saja. Diantara kemenangan itu adalah :
· Intisyarudda`wah, berkembangnya da`wah di setiap tempat seperti di dewan, perkantoran,dsb.
Itu juga adalah kemenangan juga, walau pun kita melihat aktifis da`wah kelihatan kalah. Misalnya juga aktifis da`wah di usir dan dipenjara, diintimidasi, tapi kata Al-Qur`an itu juga menang. Rasulullah saw diusir dari Mekah ke Madinah tapi Al-Qur`an menyatakan kemenangan. “Jika kamu tidak menolong dia (Muhammad) sesungguhnya Allah telah memmenangkannya ketika orang-orang kafir mengusir dia”. Karena dengan Hijrah juga da`wah meluas, sehingga kerja da`wah juga menyebar. Ini termasuk kemenangan da`wah juga. Sekarang tema da`wah dari syari`at sampai jihad bebas dibicarakan, ini juga kemenangan.
· Iltizam bi manhajillah, komitmen akan manhaj Allah. Selagi kita masih komit dengan “Manhaj Allah” itu adalah menang. Seseorang di medan jihad dan tewas itu adalah kemenangan karena “Jangan katakan kepada kepada orang yang terbunuh di jalan Allah adalah mati akan tetapi mereka itu hidup….”.
Kisah Ghulam seorang pemuda yang dibunuh oleh Raja yang zalim dan dia siap mati ketika dia dipanah dengan nama Allah SWT dan dia siap mati. Secara fisik dia meninggal tapi orang-orang yang melihat justru beriman kepada Allah SWT tanpa kerja keras si pemuda.
Buah kemenangan dan cara menjaganya Suarat Al-Hajj : 40, 41 : “ orang-orang yang diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata, “Tuhan kami ialah Allah”. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah Yahudi, dan masjid-masjid, yang di . dalamnya banyak disebut nama Allah. Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sungguh Allah Mahakuat Mahaperkasa”.
“(Yaitu) orang-orang yang jika Kami beri kedudukan di bumi, mereka melaksanakan shalat, menunaikan zakat, dan menyuruh berbuat ma`ruf dan mencegah dari yang mungkar dan kepada Allah-lah kembali segala urusan”.
Potret orang yang diberi kemenangan oleh Allah jika diberi kekuasaan :
· Mereka mendirikan shalat, shalatnya semakin baik, semakin lurus shafnya dan semakin berkwalitas. Husnussilah billah, maka akan lahirlah kebijakan yang lebih baik.
· Membayarkan zakat, setelah menang bertambah baik zakatnya, maka krisis bisa tuntas. Umar bin Abdul Aziz dalam masa pemerintahan yang singkat bisa membuat rakyatnya jadi tidak berhah menerima zakat. Juga tdk perlu mengantungkan diri pada negara lain, tidak ada hutang luar negeri. Zakat adalah solusi untuk membangun ekonomi yang kuat. Dalam perang Tabuk sahabat berlomba untuk mengeluarkan zakat dan infak, sehingga akibat perang dengan cepat sirna. Di Turki ketika PM Islam menang justru gaji dinaikan dan hutang luar negeri ditiadakan, kontroversial ditengah ekonomi lesu, tapi sekarang terbukti berhasil. Birokrasi yang panjang diperpendek dan dibersihakan akhirnya hutang luar negeri hapus.
· Kemudian amar ma`ruf nahyi munkar adalah pekerjaan yang berat karena berhadapan dengan nafsu, koruptor, dsb. Ini butuh kekuatan dan tidak cukup dengan ceramah. Itu pentingnya kemenangan. Semoga kemenangan di seluruh dunia dipegang kaum muslimin, walillahi akibatul umur. Wallahu `alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar