Senin, 13 Juli 2009

Sekolahnya anak-anak ummi.

adang | Selasa, 24/03/2009 16:06 WIB

Milad ke-21 YPI Adzkia Gelar Seminar Nasional

Al Imran - Posmetro Padang

klik untuk melihat foto

Memperingati hari lahir (Milad) ke-21 Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Adzkia, menggelar seminar nasional, Kamis besok (26/3). Selain seminar, acara lainnya yang telah digelar yakni lomba antara karyawan dan pendirian taman bacaan. Seribuan lebih buku sumbangan orang tua murid dan donatur lainnya, akan memenuhi taman bacaan yang berlokasi di Kalumbuak, Kecamatan Kuranji.

Humas YPI Adzkia Nursalim AMd mengatakan, seminar yang akan digelar di komplek Gelanggang Olah Raga (GOR) Adzkia yang baru saja selesai di bangun di komplek YPI Adzkia Taratak Paneh itu bertajuk, "Generasi Smart Berbasis Budaya" dengan sub tema Selamatkan Anak-anak Indonesia dari Pencuri Masa Depan.

Dijelaskan Steering Committe (SC) seminar Dian Martiani, berbagai kegiatan yang telah digelar itu, secara internal bertujuan untuk lebih meningkatkan silaturahmi. Sedangkan untuk eksternal, menjadikan lembaga Adzikia bertambah nilai manfaatnya bagi masyarakat Sumbar khususnya masyarakat sekitar komplek YPI Adzkia.

Dengan seminar ini, jelas Dian, diharapkan YPI Adzkia bisa mewujudkan pendidikan yang mencerahkan, berkualitas dan berbudaya yang telah diimplementasikan dalam sistem kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang telah diterapkan di sekolah tersebut. Seperti, untuk taman kanak-kanak (TK) dengan menerapkan sistem sudut (sentra), untuk murid SMP dengan sistem moving class (kelas berpindah).

Sementara, Ketua Pelaksana seminar Ismira menyebutkan, sebagai pembicara akan hadir Prof Irwan Prayitno (Ketua Komisi X/bidang pendidikan DPR RI), Dr Dewi Utama Faiza (pemerhati pendidikan dari Departemen Pendidikan Nasional), Tati Elmi (Ketua I Aliansi Selamatkan Anak Indonesia) dan Puti Reno Raudah Thaib (budayawan Sumbar sekaligus bundo kanduang).

"Peserta ditargetkan minimal sebanyak 800 orang. Untuk mahasiswa, bisa membeli undangan seharga Rp 75 ribu. Sedangkan umum (guru) Rp 100 ribu. Bagi pasangan suami istri yang ingin berpartisipasi, panitia memberikan keringanan dengan menebus undangan sebesar Rp 150 ribu saja," ungkapnya.

Seminar yang digelar pada Milad yang sebenarnya jatuh pada tanggal 8 Maret tersebut, menjawab kekhawatiran sistem pendidikan sekarang. Dimana, banyak orang tua memasukan anak-anaknya ke sekolah yang lebih mementingkan kecerdasan secara kognitifnya saja. Sementara, pengetahuan tentang etika dan akhlak, sering terabaikan.

"Sebagai masyarakat Minangkabau yang menganut filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, pelajaran tentang etika dan akhlak patut diajarkan sedari dini. Jangan sampai generasi depan kita, tidak mengenal kato nan ampek, adab bertamu, adab menerima tamu dan lainnya," tegas Ismira. [*]

sumber : http://padang-today.com/index.php?today=article&j=4&id=773

Tidak ada komentar:

Posting Komentar