Tanggal 9 april 2009 benar-benar surprise. Pukul 7.00 pagi mencontreng di tps 24 desa Ciangsana, desa yang bertetangga dengan desa Cikeas tempat tinggal presiden SBY Kec Gunungputri Kab Bogor. Sekali2 jangan bayangkan bhw penduduknya berpendidikan tinggi walaupun sebelahan dg Kota Wisata dan dekat sekali dg org no 1 negeri ini. Kpps sungguh sibuk karena kebanyakan penduduk tdk mengerti bgmn mencontreng, jgnkan mencontreng pegang ballpen aja msh susah. Melihat keadaan ini tdk terasa berlinang airmata saya, betapa tdk ...jgnkan utk mengerti utk apa pemilu, untuk membaca saja mereka tidak mampu dan.... ternyata mereka muslim.
Setelah antri kurang lebih 1/2 jam, pindah ke tps 6 untuk melaksanakan tugas sebagai saksi. Kejadian serupa berulang. Dengan susah payah kpps menerangkan bagimana cara mencontreng.....mudah? tidak saudara-saudara, bagaimana bisa nenek-nenek dan aki-aki yang tidak melek aksara tiba-tiba diajak untuk pegang ballpoin. Tentu aja hal yang sulit bukan? Terbersit dalam pikiran apakah ini dipikirkan oleh yang berkompeten dalam masalah pencontrengan?. Ini kejadian dekat sekali dengan pusat kekuasaan, bagaimana lagi yang jauh ke desa-desa.
Menurut saya sangat tidak mungkin kita berdebat tentang pro kontra golput padahal harus banyak yang diperbuat untuk rakyat. Kenapa ya kita tidak berbuat? Rakyat tidak memikirkan pemilu untuk apa . Kita yang sudah "melek" ini berfikir juga dengan cara berfikir mereka., sederhana dan tidak perlu polemik. Dan ingat........ mereka memrlukan payung hukum untuk banyak berbuat mengenai nasib mereka , bukan sekedar menjejali mereka dengan pemahaman aqidah, syariat dsb.
Memasuki Magrib penghitungan suara masih belum selesai, kpps dengan segenap perangkatnya berkutat terus menyelesaikan penghitungan suara. Dan berakhir pkl 21 WIB..... Untuk saudara-saudara ketahui kecuali saya seluruh yang hadir disitu tidak ada yang melaksanakan kewajiban sebagai umat Islam, tiga shalat bablas..... Silakan da`wahi yang begini dengan meningkatkan aqidah, saya pikir ampe ubanan InsyaAllah mereka tidak paham.
Menurut saya tugas kita sekarang bagaimana menggiring mereka ke tps dan memilih caleg yang jelas komitmen keislamannya untuk kemudian perlahan sesuai dengan Sunatullah melahirkan UU yang sejalan dengan Islam tanpa gembar gembor penegakan syariat Islam, yang jelas substansi harus Islam . Mereka tidak mengerti maka setiap sudut kehidupan diislamkan tanpa hanya berkoar-koar, sebab mereka juga takut dengan Islam serta mereka tidak paham dengan dosa. Yang mereka paham bagaimana bisa menghidupi keluarga saat ini.
Ya kan sodara nah, sekarang mari kerja bukan memprovokatori supaya golput ....okey sodara banyaklah berjalan, banyak melihat dan banyak memahami. ini mah saya di sms melulu ama pro golput, untuk ikut mereka padahal saya sudah bilang jelas2 supaya jangan diajak untuk golput, sya punya pandangan sendiri tentang hal ini. Silakan anda golput okey ,saya tidak akan golput .ws
Ibu deket dengan Cikeas tho Bu..orang kaya donk..^_^..heee
BalasHapusma'af becanda Bu..:))
iya Bu byk sekali masalah Umat ini yg di tuntut utk segera di selesaiakan...
Semoga kedepanya kita di karuniakan pemimpin yg menyayangi Rakyatnya,,dan rakyatnya pun menyayanginya..Amin..
Assalamu'alaikum iya ananda ibu orang kaya tapi bukan kaya duit berlimpah, mana ada guru yang banyak duit, tapi ibu kaya sekali setidaknya punya 4 orang belahan jiwa 5 dengan anak almarhum mertua he...he...ws
BalasHapusWa'alaykumsalam..^_^..
BalasHapusIbu mempunyai kekayaan hati yg di kauniakan Allah kepada Ibu...yah Guru kaya sekali..kalaupun Ibu belum di karuniakan harta yg berlimpah..Allah sudah mengkaruniakan ilmu tentunya..hem,,bisa bagaimana nanti Umat ini kalau peran Guru ga ada...:D
oo putranya ada 4 tho Bu..^_^
semoga menjai anak2 yg sholeh/sholehah bisa membawa Ibu dan bapaknya ke surga..
berguna bagi nusa bangsa dan agama..Amin..
Amin ya Al;lah, juga cucu-cucu yang shaleh ya, Hmm anaknya aja baru satu yang akan menamatkan SMA ,tapi umminya dah kebelet punya mantu, ummi centil ya tapi nggak salah kan? asal sesuai tuntunan Rasul.
BalasHapus^_^
BalasHapusLagi OL ya
BalasHapusiya ibu...
BalasHapusiya Bu lagi On line
BalasHapus