Jumat, 06 September 2013

Cita-citaku
     
     Itu judul karangan saya pada lomba mengarang se kecamatan Guguk  Kabupaten 50 Kota tahun 1975, di mana saya menjadi juara pertama. Saya juga sudah lupa bagaimana jalan ceritanya. saya hanya ingat saya bercita-cita jadi diplomat, yang saya rasa untuk anak-anak yang dibesarkan jauh di pedalaman Sumatra Barat  sangat keren sekali, walaupun cita-cita itu tidak tercapai berci yang.  
      Baru sadar bahwa cita-cita merupakan cara melihat jalan yang akan ditempuh dalam kehidupan. Semakin tinggi cita-cita semakin bagus cara pandang untuk masa depan. Orang yang bercita-cita "mati syahid" misalnya akan berusaha mencapai cita-citanya dan semakin giat mengusakan cita-citanya itu.
     Syahid adalah cita-cita tertinggi umat manusia, bahkan melampaui batas dunia masuk ke sesudah di dunia jadi tinggi sekali. Untuk mencapai cita-cita tertinggi mempunyai terminal-terminal antara yang membutuhkan kecerdasan untuk mewujudkannya. Jadi menurut saya ini memerlukan intelektual yang memadai, orang yang cerdas adalah orang mempunyai cita-cita tertinggi dan berusaha mewujudkannya. Masalahnya apakah saya sudah menetapkan syahi sebagai cita-cita dan berusaha mencapai nya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar