Sabtu, 22 September 2012

Kasihan sekali melihat Partai Keadilan Sejahtera atau biasa disingkat dengan sebutan PKSejahtera. Mungkin itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan apa yang dialami oleh Partai Keadilan Sejahtera pada saat ini. Ketika mereka dituduh melakukan perbuatan jelek yang belum tentu benar informasinya, informasi tersebut sudah beredar luas dimasyarakat melalui perantara-perantara yang hebat. Sedangkan ketika mereka berbuat baik, sedikit sekali ataupun mungkin tidak ada para penyampai informasi yang mau menyebarkan informasi tersebut.
Tentunya kita masih ingat dengan berita tentang laporan yang dibuat oleh mantan pendiri Partai Keadilan yang bernama Yusuf Supendi. Yusuf Supendi melaporkan Lutfi Hasan Ishaaq yang merupakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera kepada Badan Kehormatan DPR karena dianggap melanggar etika sebagai anggota DPR, mengelola dana Pemilihan Umum 1999 yang 94 persennya adalah sumbangan Timur Tengah.
Sementara itu, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin dilaporkan dengan alasan ia adalah putra pentolan Darul Islam, Danu Muhammad Hasan, yang dituding gesit mengumpulkan setoran untuk memperkaya diri. Sedangkan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera yang bernama Anis Matta disebut menggelapkan dana Pilkada DKI Rp 10 miliar yang didapat dari Adang Darodjatun. (Tempointeraktif.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar