Murid ummi si kembar Iyo (Arya Bakti) dan Ica (Arissa Purilawanti) adalah putra putri dari ibu Ratna Sulistami ( mudah-mudahan gak salah namanya.....
KAKEKKU
By : Iyo
By : Iyo
Aku sama sekali tidak tidak mengenal kakekku.......
Ia wafat sejak dulu zaman perang.
Waktu Bung Tomo kecil ia bekerja menjadi kacung tennis, demikian miskinnya, adiknya sakit dan tidak dapat pergi ke rumah sakit. Bung Tomo walaupun miskin tetap menabung dari hasil kerjanya.
Bung Tomo adalah orang yang sejak kecil berlatih Pramuka, karena itu ia orangnya sangat pemberani. Ia juga sangat gemar membaca buku. Pada sa`at ia besar ia mengarang banyak buku, lalu pada hasil buku-buku yang ia terbitkan,ia beli rumah yang besar di Malang Ijen (sa`at liburan saya menginap di situ........).
Bung Tomo mendidik anak-anaknya dengan cara yang tegas, anak-anaknya diajarkan menjadi orang yang jujur dan menghormati orang tua. Kalau anak-anaknya sedang diajaknya bertamu ke rumah orang, beliau selalu menyuruh anak-anaknya mengucapkan kata "salam" bila datangnya pada malam hari selain mengucapkan "Assalamu`alaikum", beliau juga menyuruh mengucapkan "Selamat Malam".
Selain itu beliau juga menyuruh puasa Syawal setelah puasa bulan Ramadhan.
Beliau juga sering keluar masuk penjara karena berani mengatakan yang sebenarnya, contohnya pada zaman Soeharto, beliau dipenjara karena mengkritik pemerintah yang korupt.
Beliau meninggal pada tahun 1981 di Mekkah, wafat karena kelelahan sa`at menunaikan Ibadah Haji di Padang Arafah. Atas bantuan Raja Arab Saudi sa`at itu jenazah beliau dapat dikebumikan di tanah kelahiranya di Surabaya. Beliau dikebumikan di tempat pemakaman rakyat biasa. Ini sesuai dengan wasiat beliau selagi hidup :"Jika kumati nanti, kuburkan aku di tengah-tengah rakyat yang sangat kucintai".
NB : tidak usah yang bagian perang .
Wassalam
Iyo
Kenapa bukan yang bagian perang Yo???...................
Gak apa, mungkin bagian Ica ya.....Ditunggu cerita Ica yaaaa.
Ia wafat sejak dulu zaman perang.
Waktu Bung Tomo kecil ia bekerja menjadi kacung tennis, demikian miskinnya, adiknya sakit dan tidak dapat pergi ke rumah sakit. Bung Tomo walaupun miskin tetap menabung dari hasil kerjanya.
Bung Tomo adalah orang yang sejak kecil berlatih Pramuka, karena itu ia orangnya sangat pemberani. Ia juga sangat gemar membaca buku. Pada sa`at ia besar ia mengarang banyak buku, lalu pada hasil buku-buku yang ia terbitkan,ia beli rumah yang besar di Malang Ijen (sa`at liburan saya menginap di situ........).
Bung Tomo mendidik anak-anaknya dengan cara yang tegas, anak-anaknya diajarkan menjadi orang yang jujur dan menghormati orang tua. Kalau anak-anaknya sedang diajaknya bertamu ke rumah orang, beliau selalu menyuruh anak-anaknya mengucapkan kata "salam" bila datangnya pada malam hari selain mengucapkan "Assalamu`alaikum", beliau juga menyuruh mengucapkan "Selamat Malam".
Selain itu beliau juga menyuruh puasa Syawal setelah puasa bulan Ramadhan.
Beliau juga sering keluar masuk penjara karena berani mengatakan yang sebenarnya, contohnya pada zaman Soeharto, beliau dipenjara karena mengkritik pemerintah yang korupt.
Beliau meninggal pada tahun 1981 di Mekkah, wafat karena kelelahan sa`at menunaikan Ibadah Haji di Padang Arafah. Atas bantuan Raja Arab Saudi sa`at itu jenazah beliau dapat dikebumikan di tanah kelahiranya di Surabaya. Beliau dikebumikan di tempat pemakaman rakyat biasa. Ini sesuai dengan wasiat beliau selagi hidup :"Jika kumati nanti, kuburkan aku di tengah-tengah rakyat yang sangat kucintai".
NB : tidak usah yang bagian perang .
Wassalam
Iyo
Kenapa bukan yang bagian perang Yo???...................
Gak apa, mungkin bagian Ica ya.....Ditunggu cerita Ica yaaaa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar